Kenormalan yang Belum Normal

Manusia hidup dan tak terkalahkan karena ada tiga hal yanag telah dimilikinya, pertama, dia memiliki imajinasi, kedua, dia memiliki daya hidup, dan yang terakhir dia memiliki daya cipta.
Pertama, daya imajinasi. aku pribadi menafsirkan imajinasi itu apa sih? imajinasi adalah daya mimpi, daya cita-cita. daya yang membuat kita hidup dan terus untuk mecapainya. hal ini aku berimajinasi menjadi seorang penulis sekaligus wartawan. aku terinspirasi dari Linda Cristanty, dia melakukan riset sampe ke aceh untuk peliputan dan ia tulis menjadi sebuah cerpen. Selain pengalaman yang diperoleh, Linda mampu menciptakan sejarah dan membawa pembaca dari cerpennya Linda ikut berimajinasi pergi ke Aceh. Aku ingin seperti Linda Cristanti.
Kedua, daya hidup. aku mengartikan ini sebuah kekuatan yang muncul dari dalam hati berupa daya positivistik atau optimisme untuk mencapai miimpi itu, AKU PASTI BISA. Semboyan yang harus selalu tersematkan dalam hati dan fikiran manusia yang mempunyai mimpi-mimpi. dia mampu melawan rasa malas dan rasa sakit sekalipun.
Ketiga, Daya Cipta. di sini aku mengartikannya bagaimana kita manusia yang gila akan mimpi-mimpi harus menciptakan atau produktif terhadap sebuah tulisan. dia harus kejam terhadap masalah MOOD. yang paling penting adalah sebuah buku yang paling kuat yang pernah dituliskan.
***
MARI KITA MEMBICARAKAN MASA DEPAN.
Namaku Anis. mahasiswa yang masih kebingungan dan masih sangat sering galau kalau membicarakan masa depan. Manusia yang selalu berada dalam kebimbingan dalam menentukan langkah. Karena kebingungannya itu dia cenderung mengeluh dan curhat terhadap sahabat yang dipercaya, dan disanalah Anis terkesan manusia manja, selalu bergantung dengan orang lain dan terakhir dia manusia dependent.
Kini telah dia coba menorehkan setiap keluh kesahnya ditulisan supaya kebiasaan sebagai curhainisme dan keluhainisme bisa menghilang sedikit demi sedikit. hehe.. bagi yang sellow, yang tidak hanya sekedar tahu dan numpang lewat saja, saya atas perwakilan nama Anis sangat menerima saran yang terbaik buat langkah yang sebaiknya dia tempuh. Kritik dan saran monggo dikirm lewat email : Anis.nadhiroh25@gmail.com
Biar lebih mengetahui kisah detailnya, inilah kisah selengkapnya.--"
Anis Nur Nadhiroh mahasiswi Perbandingan Mazhab dan Hukum, semester setengah 5. dia bergulat penuh di dunia politik, HMI dan ruang kebebasan, ARENA. Dari kedua dunianya ini dia berkecimpung dan aktif di dalamnya, sehingga terkadang dalam benaknya dia sering merasa sedih. media itu seharusnya independent, tidak tergabung dalam partai politik tetapi dia telah tergambung di dalamnya.
Apa yang kamu cari?
begitulah pertanyaan horror yang sering menghantui setiap jalan yang akan ditempuh. memang di dunia yang sekarang ini ada misi yang hendak dicapai. Dia tidak begitu langsung melepaskan ormawa HMI dikarenakan dunia dia adalah hukum Islam. Mau tidak mau dia harus berkecimuk dunia politik. Dia mencoba menikmati dunianya itu, terkadang memang dunia politik itu selalu bikin emosi *ehh. Nyeseekk e.. terkadang tak mengenal politik itu membuat damai. hehe
Kemudian lanjut ke ARENA. memang pasti ada misi di dalamnya. dia pengen bisa menulis. sangat pingin. Banyak yang diketahuinya sejak di dunia wartawan ini. dia sangat menikmati kehidupannya sekarang saat di media. Dia ingin lancar dan bisa menjadi seorang pewarta. Dia ingin menjadi seorang penulis sekaligus seorang pewarta.
Tulisan tanpa seni memang garing,kurang menarik mungkin. kecolongan dia sejauh 4 semester lebih ini dia tidak masuk dunia kesenian, setidaknya dia ingin memperindah tulisannyalah. dia kecolongan hal itu.
Lanjut ke program pasca yang hendak dia tempuh selanjutnya. kalau dia jujur dia lebih menikmati dunianya sebagai wartawan bukan sebagai politikus. yang menjadi kebingungannya sampai saat ini jika dia jadi mengambil kuliah pasca jurusan apakah yang seharusnya dia ambil, Linear dalam hukum islam saja atau berbalik ke arah dunia jurnalism.?
SEKIAN

Comments